Pohon Cherry
aku adalah pohon cherry
Kecil dan mudah dipetik buahnya.
Dulu, dia sering berteduh dibawah dahan-dahanku
Mengambil buahku
Dan mengukir namanya dibatang dan dahan-dahanku
Aku tidak keberatan.
Aku tidak protes.
Aku Senang diperlakukan seperti itu.
Walaupun tidak jarang dia menusuk-nusuk diriku dengan pisau tajam.
Menyayat-nyayat dengan silet.
Aku tetap tidak keberatan.
Walau dia jarang sekali datang dan merawatku.
Menyiramiku.
Aku akan tetap hidup untuknya dan tidak akan pernah layu.
Namun semua itu hilang ketika dia menemukan pohon yang LEBIH besar dan kuat
Buahnya pun lebih manis.
Dahannya kuat, lebih segala-galanya dibandingkan aku
Pohon cherry kecil yang buahnya Tidak selalu manis.
Sejak saat itu. Dia melupakanku.
Dia tidak pernah datang kepadaku.
Tidak pernah berteduh dan bersantai dibawahku.
aku sudah tak punya motivasi hidup.
Lambat laun,
Aku menjadi lemah.
daunku menjadi kering.
buahku menjadi busuk.
dahan-dahanku menjadi rapuh.
Dan aku mati.
Lalu dia datang kepadaku.
Tapi dia malah menebang-ku.
Membuang-ku
Dan membakar-ku hingga menjadi debu.
Dan tak bersisa..
Dan sekarang dia benar-benar melupakanku..
Dia berteduh bahagia di POHON yang lain....
Kecil dan mudah dipetik buahnya.
Dulu, dia sering berteduh dibawah dahan-dahanku
Mengambil buahku
Dan mengukir namanya dibatang dan dahan-dahanku
Aku tidak keberatan.
Aku tidak protes.
Aku Senang diperlakukan seperti itu.
Walaupun tidak jarang dia menusuk-nusuk diriku dengan pisau tajam.
Menyayat-nyayat dengan silet.
Aku tetap tidak keberatan.
Walau dia jarang sekali datang dan merawatku.
Menyiramiku.
Aku akan tetap hidup untuknya dan tidak akan pernah layu.
Namun semua itu hilang ketika dia menemukan pohon yang LEBIH besar dan kuat
Buahnya pun lebih manis.
Dahannya kuat, lebih segala-galanya dibandingkan aku
Pohon cherry kecil yang buahnya Tidak selalu manis.
Sejak saat itu. Dia melupakanku.
Dia tidak pernah datang kepadaku.
Tidak pernah berteduh dan bersantai dibawahku.
aku sudah tak punya motivasi hidup.
Lambat laun,
Aku menjadi lemah.
daunku menjadi kering.
buahku menjadi busuk.
dahan-dahanku menjadi rapuh.
Dan aku mati.
Lalu dia datang kepadaku.
Tapi dia malah menebang-ku.
Membuang-ku
Dan membakar-ku hingga menjadi debu.
Dan tak bersisa..
Dan sekarang dia benar-benar melupakanku..
Dia berteduh bahagia di POHON yang lain....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar